Minggu, 21 November 2010

Ada Apa Dengan Perempuanku?

karena wanita ingin dimengerti...




”G… ada apa sih? Kamu sakit? Kok dari tadi diam aja?”

G menggeleng, ”Gak kok. G biasa aja..”

”Gak.. gak biasanya...”

G memalingkan wajahnya ke jalan raya melihat hiruk pikuknya jalan raya. Han memandang syahdu pada gadis di sebelahnya. Teman-teman yang lain saling berpandangan tak mengerti. G beralih menatap Han.

”Kenapa sih Han? Im okey...”

Han mendengus. Kali ini ia yang mengalihkan pandangan. G beranjak dari tempat duduknya mendekati yang lain. Han pun beringsut menukar posisi duduknya. Teman-teman yang lain masih belum mengerti apa yang terjadi diantara mereka berdua.

Hp G bergetar, nada deringnya terdengar mengalun. G terkesiap, mata Han memandang tajam. G selintas melihat tatapan itu namun berlalu menjawab panggilan,

”Halo..waalaikum salam, G lagi sama temen-temen, nanti aja ya.. iya deh...walaikum salam..”

Mata Han nanar mengekori langkah G. G tahu Han sedang mengamati. Dadanya bergemuruh akan perilaku Han tapi sebisa mungkin ia berusaha bersikap wajar.

Yang lain paham akan ketegangan ini tapi tak mau terlalu turut mencampuri. Mereka juga mencoba untuk bersikap biasa saja. Mencoba untuk berpura-pura sedang tidak terjadi apa-apa. G duduk di sebelah Nyt, diam. Nyt mulai bersuara mencoba untuk meredakan suasana. Dalam sekejap kehebohan tercipta, tapi tidak bagi G dan Han. Mereka tetap larut dalam kebisuan. Walaupun sesekali turut ikut tersenyum mendengar celoteh yang lain. Tapi kecut..

”Eh, dah sore nih, pada gak mo pulang... pulang yuk.. besok aku mo asistensi nih...”, ajak Na
”Yuk Na G juga mo pulang”, balas G cepat.

Han berdiri,

”Kamu pulang ama aku G, ada yang mo aku bicarain”, sanggah Han.
”G mo pulang ama Na Han. Udah sore”, bantah G sembari meraih tangan Na.
”G....”, tatapan Han tak beralih darinya. Kebingungan kembali ada di benak yang lain.
”Kalian berdua kenapa sih?”, maki Nyt keras.

Perlahan G melepaskan tangan Na, 

” Kalian duluan saja. G pulang sama Han.”

Mata G berkaca. Hatinya berdegup keras berusaha menahan bulir yang menyesakkan dada. Na menarik tangan G membuat tubuh G terhuyung ke belakangnya. Nyt meraih dan merangkul bahu G.

Mata Na tajam menatap Han,

”Kamu kenapa sih Han.?? Ini sudah mo Maghrib. Kalo mo bicara kenapa gak dari tadi.!!”

”Kamu gak usah ikut campur Na. Ini masalahku dengan G”, suara Han terdengar datar.

”Masalah kalian juga masalah bagi yang lain. Kamu lupa Han...basecamp ini ada untuk itu..”, emosi Na memuncak mendengar penuturan Han. Vir mencoba melerai.

”Sudahlah Na. Jika Han dan G memang lagi ada masalah biarkan mereka berdua bicara. Mungkin belum saatnya kita tahu. Tapi kalian janji bicarakan masalah ini dengan kepala dingin. Jika kalian perlu kami akan selalu ada buat kalian. Han, janji... G akan baik2 aja...”

Han mengangguk. Perlahan, satu persatu mereka meninggalkan G dan Han yang masih berdiri mematung. Sekian detik tak ada sebuah kata yang terlontar, tak ada suara yang terdengar. Hanya mata Han yang tak mau lepas menatap G, sedang G hanya mampu menundukkan wajahnya. Dalam.

Senja mulai menjelang, keheningan masih bersisa diantara mereka. Hanya tarikan nafas perlahan terdengar pelan. Selebihnya hanya desau angin malam yang mulai berhembus.

”Aku antar pulang, G”, terdengar Han berbicara.

G mengangkat wajahnya perlahan. Han berdiri di hadapannya mengulurkan tangan. G bangkit. Berjalan pelan mengikuti langkah Han di depannya.







Senin, 15 November 2010

Kala Durian Berbuah di Musimnya

Pemandangan yang lain dari biasanya jika musim durian tiba. Jalanan dibanjiri pedagang durian dadakan. Ya memang dadakan, karena hari-hari biasa ketika tidak musim durian mereka ga jualan durian. Jadi jualan apa? Ya manaketehe… Tanya sendiri aja yah ..:)



 Nah, kamu suka buah durian gak? Kalo saya, sangat sangat suka banget dengan durian. Si ‘Raja buah’ ini selalu saya nanti-nantikan kedatangan musimnya. Karena memang jarang-jarangnya bisa di dapatkan dengan mudah setiap harinya. Kalo pun ada dijual di supermarket, harganya bikin saya tidak percaya kalo untuk 5 biji buah durian sama dengan harga 1 - 2 buah durian pada musimnya. Weleh-weleh…tapi masih ada aja orang yang mau beli (mungkin ini yang namanya penggemar durian sejati, nah lo, jadi saya belum termasuk penggemar durian sejati dong, hehehe…..:D)

Sudahlah, yang penting saya suka durian. Titik. Jadi, sebagai seorang penggemar durian, hendaknya kita tahu apa manfaat dan dampak yang ditimbulkan jika kita makan durian. Tapi yang sering kita dengar selain rasanya yang yang enak, banyak orang bilang kalau buah durian itu buah yang jahat karena kolesterolnya tinggi, bersifat panas, mengandung banyak gula dan beralkohol. Eitss,, tapi jangan takut duluan karena durian tidak akan berbahaya jika tidak dikonsumsi secara berlebihan, kecuali untuk ibu hamil dan penderita diabetes sebaiknya memang tidak disarankan untuk memakan buah ini.

Selain itu sebenarnya durian juga ada manfaatnya bagi kesehatan lho. Ga percaya? Nih, beberapa bukti seperti yang dikutip dari Healthmad:
  • 1. Mengatasi sembelit karena banyak mengandung serat

    2. Mengatasi anemia karena mengandung folat atau vitamin B9 yang dibutuhkan untuk memproduksi sel darah merah

    3. Menjaga kesehatan kulit karena mengandung vitamin C yang berfungsi sebagai antioksidan dan anti penuaan

    4. Baik untuk kesehatan tulang dan persendian karena mengandung banyak pottasium atau kalsium

    5. Asal tidak dikonsumsi secara berlebihan, kandungan mangan dalam durian bisa menjaga kadar gula darah tetap stabil

    6. Menjaga kesehatan kelenjar tiroid karena mengandung senyawa tembaga

    7. Menjaga nafsu makan karena banyak mengandung thiamin atau vitamiin B1

    8. Mengatasi migrain karena mengandung senyawa riboflavin atau vitamin B2

    9. Menjaga kesehatan gigi dan mulut karena mengandung phospor.
Tuh kan, jadi jangan salahkan durian jika sesudah memakannya kamu merasakan badan tidak enak. Mungkin saja ada yang salah dengan jumlah buah durian yang kamu makan (kebanyakan mode on .. J) atau jenis makanan teman makan si durian kamu. Sebaiknya untuk menghindari kondisi tadi setelah makan durian dapat dinetralisir dengan cara meminum air yang dituangkan ke lekukan kulit durian atau meminum secangkir kopi kental tanpa gula atau sedikit gula. Kemudian jangan memakan durian dengan minuman yang mengandung soda dan gas atau alkohol karena dapat menyebabkan kematian karena keracuanan durian (walah….)

Dan yang paling penting, sudah pastilah bagaimana cara memilih buah durian yang baik, cekidot:
  1. 1. Pilihlah durian yang bulat penuh, hindari buah durian yang bentuknya tidak simetris

    2. Perhatikan bagian bawahnya belum pecah. Sebab, durian yang pecah sudah kadaluwarsa atau busuk karena teroksidasi

    3. Periksa tangkainya. Jika tangkainya tebal dan pendek, dagingnya tebal dan sebaliknya jika tangkainya panjang dagingnya tipis

    4. Cium aroma buah. Durian yang masak ditandai dengan baunya yang khas

    5. Tepuk-tepuk durian dengan benda tumpul. Jika bergema berarti sudah masak dan layak dikonsumsi

    6. Perhatikan duri kulit durian. Jika berduri jarang dan besar-besar berarti buahnya padat, sedangkan jika berduri kecil dan rapat berarti buahnya lembek.

    7. Perhatikan bagian ujung tangkai durian. Jika terlihat bergerigi berarti duriannya jatuh dari pohon alias masak di batang, tapi jika potongannya terlihat rata kemungkinan durian dipetik sebelum masak dan dikarbit.
Tapi tahukah kamu? Kalo sebenernya durian itu tidak hanya berwarna kuning. Durian juga ada lho yang berwarna merah. Nah lho? Durian apakah itu? Boleh dimakan gaK?


Menurut informasi, nama latin dari durian ini adalah Durio Graveolens Bacc. Durian ini masih langka, terdapat di hutan-hutan di Kalimantan, dan kebanyakan dikonsumsi oleh burung. Dan katanya (*katanya lho…) kalau durian merah ini rasanya lebih enak dibandingkan dengan durian biasa yang kita makan. Ada lagi yang menyebutkan kalau durian merah ini berasal dari Malaysia, dan hanya tumbuh di hutan Sabah yang dikenal dengan sebutan ‘durian hutan’.

Pff… panjang juga yah cerita duriannya. Nah, mumpung lagi memasuki musimnya…hayuukk,, diburu duriannya. . .

Selamat berburu durian… ^^




Ketika Hatiku Ingin Sendiri


Setiap manusia diberi kemampuan untuk mengingat,
Tapi ketika dalam pikiranku terlintas lagi peristiwa itu, aku ingin ingatanku hilang saat itu juga

Setiap manusia diberi kemampuan untuk berbicara,
Tapi ketika ingin kuledakkan semua kemarahan, aku ingin bicara kotor kepadanya

Setiap manusia diberi kemampuan untuk melihat,
Tapi ketika aku dihadapkan pada kenyataan ini, aku menyesal mengetahui dengan mata kepalaku sendiri

Setiap manusia diberi kemampuan untuk mengungkapkan,
Tapi ketika hatiku lelah menahannya , aku hanya diam mematung membiarkan si bening keluar dengan sendirinya

Setiap manusia diberi kemampuan untuk mendengarkan,
Tapi ketika orang-orang lain membicarakannya dan mengatakan betapa bodohnya aku, aku ingin pergi sejauh-jauhnya, menyendiri sepi

Rabb, bukannya aku tidak bersyukur dengan segala kemampuan yang engkau beri. Tapi saat ini aku lelah dengan semua masa lalu ini. Aku sudah mencoba bertahan dengan hatiku, dengan rasaku, dengan segala hal yang bisa aku beri. Tapi ketika ‘semua itu’ terlintas, aku sesak, aku muak, aku sakit. Aku ringkih menahan berontaknya logika akan hatiku yang lemah. Apa masih bisakah hati dan pikiranku bersabar?

Semua indraku telah merasakan, melihat dan mendengarkan kesakitan itu. Dan masa lalu nan indah itu menambah kesakitan ini. Aku ingin semuanya kembali ke awal, ketika semua begitu indah terasa. Akankah bisa?



LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...